Sejarah Bir

Resep Tertua Bir

Awalnya mereka merendam roti dengan air, membiarkan berfermentasi lalu meminum air rendaman roti tersebut.

Resep tertua ini dipercaya sebagai awal mula bir seperti terdapat dalam lempengan batu bukti peninggalan Bangsa Sumeria.

Migrasi Bangsa Mesir

Responsibly Migrasi yang dilakukan Bangsa Mesir dan Roma kuno pada awal masa Kristiani berkembang, berperan besar dalam penyebaran bir di benua Eropa khususnya di Utara dan Barat Eropa yang kemudian menjadi tempat berkembangnya bir.
Bir menjadi minuman yang disukai dan dikenal banyak kalangan di Eropa. Membuat bir di kalangan masyarakat tidaklah asing, bahkan bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.

Perkembangan Bir di Eropa

Pada jaman pertengahan di Eropa, banyak ilmuwan yang menciptakan untuk mempermudah kegiatan manusia.
Dengan teknologi yang masih sederhana, mereka mulai memproduksi bir secara massal dan mulai menjualnya seperti para biksu/rabi. Inilah awal perdagangan bir.
Karena tidak disangka, bir ternyata mempunyai nilai jual.
Setelah itu banyak bermunculan pusat pembuatan
bir/brewery di Eropa

Revolusi Industri Abad ke-18

The Scientificc and technologial developments like those found during the 18th century European Industrial Revolution made the beer brewing process more advanced and developed rapidly thanks to inventions such as:
- Thermometer : to measure temperature during the brewing p rocess.
- Steam Engine : enabled large-scale brewing processes..
- Hydrometer : used to measure the specific weight of liquids. In the beer brewing process the specific weight of of the alcohol is the one measured.

Inovasi Bir Abad ke- 19

Di abad ke-19 Louis Pasteur, ilmuwan terkenal dari Perancis menyarankan kepada para pembuat bir untuk menggunakan yeast murni untuk proses fermentasi bir.
Dr Ellion, murid Pasteur menciptakan the Heineken A-Yeast di 1886 yang digunakan untuk proses fermentasi bir Heineken.
Perjalanan panjang, evolusi bir dari ribuan tahun sebelum masehi hingga saat ini melahirkan lebih dari 40.000 jenis bir di seluruh dunia.