• The Mark of Success

    85 Tahun dan seterusnya

    PT Multi Bintang Indonesia Tbk terus menunjukkan
    kekuatan, kemampuan, dan komitmen teguh untuk menghasilkan
    bir dan minuman ringan kualitas terbaik kepada konsumen kami

DIREKSI

Seluruh anggota Direksi bertanggung jawab secara kolektif dalam menjalankan pengelolaan Perseroan. Setiap Direktur berhak untuk mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar Pengadilan untuk setiap materi dan acara yang mengikat Perseroan dengan pihak lain, serta untuk melaksanakan setiap tindakan manajemen. 

Sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, setiap anggota Direksi diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham. Masa jabatan Direksi berlaku sejak tanggal RUPS Tahunan yang mengangkatnya sampai ditutupnya RUPS Tahunan yang ketiga, tanpa mengurangi hak RUPST untuk memberhentikan seorang Direktur sebelum masa jabatannya berakhir. Bila terjadi penggantian sebelum masa jabatannya berakhir atau pengangkatan yang bersangkutan sebagai anggota baru dari komposisi Direksi yang sudah ada, maka masa jabatan anggota Direksi baru tersebut adalah sama dengan masa jabatan para Direktur yang menjabat saat itu. 

RUPS memiliki wewenang untuk memberhentikan anggota Direksi sebelum masa jabatannya berakhir, yaitu apabila anggota tersebut terlibat dalam salah satu dari permasalahan serius berikut ini: (a) tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, (b) tidak melaksanakan ketentuan perundang-undangan dan/atau Anggaran Dasar Perseroan, (c) dinyatakan pailit atau berada di bawah pengampunan  berdasarkan putusan pengadilan, (d) dinyatakan bersalah dengan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap, (e) mengundurkan diri, atau  (f) meninggal dunia. 

Tanggung Jawab Direksi 
Sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, Direksi berwajiban menjalankan semua aktivitas yang berkaitan dengan pengelolaan Perseroan untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan. Direktur juga mewakili Perseroan di dalam maupun di luar pengadilan untuk setiap materi dan acara dengan pengecualian tertentu sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan, Anggaran Dasar Perseroan dan/atau keputusan RUPS. 

Direksi menyampaikan pertanggungjawaban pengelolaan Perseroan dalam bentuk  Laporan Tahunan yang mencakup antara lain Laporan Keuangan dan Laporan Kegiatan Perseroan serta Penerapan Tata Kelola (GCG), untuk diajukan ke RUPS. Laporan Tahunan harus memperoleh persetujuan dari RUPS, sedangkan Laporan Keuangan harus mendapatkan pengesahan dari RUPS. Pertanggung jawaban Direksi kepada RUPS merupakan perwujudan akuntabilitas pengelolaan Perseroan dalam rangka pelaksanaan prinsip GCG. 

Tugas Direksi mencakup di antaranya: 

  • Memastikan bahwa aktivitas operasional Perseroan dijalankan sesuai dengan tujuan usahanya. 
  • Merumuskan rencana bisnis jangka panjang dan menyusun rencana anggaran tahunan untuk memperoleh persetujuan Dewan Komisaris. 
  • Melaksanakan rencana bisnis Perseroan sebaik mungkin untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 
  • Menyusun Laporan Tahunan Perseroan sebagai wujud akuntabilitas Direksi, dan Laporan Keuangan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
  • Menyiapkan Laporan Keuangan Perseroan berdasarkan peraturan dan standar akuntansi yang berlaku, dan menyampaikannya kepada Akuntan Publik untuk audit keuangan. 
  • Membangun struktur organisasi dan mengisi tiap-tiap posisi dengan karyawan yang kompeten dalam bidangnya sesuai dengan deskripsi tugasnya. 
  •  Membuat laporan dan memberikan penjelasan atas permintaan Dewan Komisaris. 
  • Melaksanakan tanggung jawab lainnya sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan hasil keputusan RUPS berdasarkan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Dalam melaksanakan tugasnya, Direksi menjunjung tinggi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan, termasuk mewujudkan tanggung jawab sosial perusahaan. 

Lingkup Kerja Direksi    
Guna menjalankan tugasnya secara efektif dan efisien, Direksi melakukan pembagian tugas sesuai dengan kompetensi masing-masing anggota, berdasarkan kesepakatan antar anggota Direksi. Namun demikian, dalam proses pengambilan keputusan pembagian tugas tersebut tidak membatasi kewenangan lintas sektor bidang tugas mereka. Direksi menyelenggarakan rapat berkala sekali sebulan untuk membahas kinerja dan sumber daya Perseroan, dan setiap saat dipandang perlu.

Pelatihan dan Pengembangan bagi Direksi
Setiap anggota Direksi diharapkan terus mengikuti perkembangan industri dan berbagai aspek utama lainnya yang berkaitan dengan manajemen, teknologi, sumber daya manusia, keuangan dan K3, serta mengikuti forum seminar dan pelatihan yang sesuai untuk meningkatkan wawasan dan kompetensinya.