• The Mark of Success

    85 Tahun dan seterusnya

    PT Multi Bintang Indonesia Tbk terus menunjukkan
    kekuatan, kemampuan, dan komitmen teguh untuk menghasilkan
    bir dan minuman ringan kualitas terbaik kepada konsumen kami

Dewan Komisaris

Dewan Komisaris (“Dekom”) menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pengelolaan secara menyeluruh dan operasional bisnis Perseroan sekaligus memberikan saran dan arahan kepada Direksi. Dalam pelaksanaan tugasnya, setiap Komisaris bertindak untuk kepentingan Perseroan dan para pemangku kepentingannya.  

Anggota Dekom diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham sejak tanggal RUPS Tahunan yang mengangkatnya sampai ditutupnya RUPS Tahunan yang ketiga. Sesudah masa jabatannya berakhir, anggota tersebut dapat diangkat kembali. Bila  terjadi penggantian sebelum masa jabatannya berakhir atau pengangkatan yang bersangkutan sebagai anggota baru dari komposisi Dekom yang sudah ada, maka masa jabatan Komisaris baru tersebut adalah sama dengan masa jabatan para Komisaris yang menjabat saat itu.  

RUPS memiliki wewenang untuk memberhentikan Komisaris sebelum masa jabatannya berakhir, yaitu apabila anggota Dekom tersebut: (a) tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, (b) tidak melaksanakan ketentuan perundang-undangan atau Anggaran Dasar Perseroan, (c) dinyatakan pailit atau berada di bawah pengampunan  berdasarkan putusan pengadilan, (d) dinyatakan bersalah dengan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap, (e) mengundurkan diri, atau  (f) meninggal dunia. 

Komisaris Independen
Sesuai Peraturan OJK No.55/POJK.04/2015 tertanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, Komisaris  Independen menjadi anggota Dewan Komisaris dari luar unsur Perseroan yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • Belum pernah bekerja untuk Perseroan ataupun mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Perseroan dalam jangka-waktu 6 (enam) bulan terakhir. 
  • Tidak mempunyai saham di Perseroan, baik secara langsung maupun tidak langsung. 
  • Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan, anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau Pemegang Saham Utama Perseroan, dan 
  • Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan bisnis Perseroan. 

Masing-masing Komisaris Independen Perseroan telah memenuhi seluruh persyaratan yang tercantum dalam ketentuan tersebut di atas.  

Komisaris Independen memiliki peran penting karena mewakili kepentingan masyarakat umum sebagai pemegang saham minoritas dalam memantau kinerja Perseroan. Empat dari 7 (tujuh) anggota Dewan Komisaris merupakan Komisaris Independen. Dengan demikian, Perseoran telah memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai jumlah Komisaris Independen yaitu sedikitnya 30% (tiga puluh per seratus) dari komposisi anggota Dewan Komisaris. Salah seorang dari  Komisaris Independen menjabat sebagai Ketua Komite Audit. 

Tugas dan Kewenangan Dewan Komisaris 

Tugas Dewan Komisaris mencakup hal-hal sebagai berikut:  

  • Menjalankan fungsi pengawasan terhadap Direksi dalam mengelola dan menjalankan Perseroan, melaksanakan tugas lain yang diamanatkan dari waktu ke waktu oleh Rapat Umum Pemegang Saham, memberikan arahan kepada Direksi dan untuk melakukan tugas-tugas lain seperti yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar Perseroan, termasuk langkah pencegahan dan tindakan korektif hingga pemberhentian anggota Direksi. 
  • Melakukan pengawasan terhadap risiko bisnis Perseroan dan kecukupan upaya manajemen dalam melaksanakan pengendalian internal. 
  • Memantau penerapan tata kelola (GCG) dalam praktik bisnis Perseroan. ;
  • Memastikan bahwa Direksi telah mengutamakan kepentingan para pemangku kepentingan. 

Dalam melaksanakan tugasnya, anggota Dewan Komisaris bertindak untuk kepentingan terbaik dari Perseroan dan pemangku kepentingannya. Dewan Komisaris dapat menyelenggarakan rapat kapan saja bila dipandang sangat perlu, paling sedikit 6 (enam) kali dalam setahun.